Sebelum kita melakukan sebuah hal, alangkah baiknya kita mengenali apa yang nanti akan kita hadapi, termasuk "Sejarah". Apa itu sejarah? dan mengapa dinamakan sejarah? mari kita lihat ulasan singkat dibawah ini.
Istilah
Istilah "Sejarah" dalam bahasa Inggris adalah "History", yang bearti "masa lalu". Sedangkan dalam bahasa Yunani adalah "Historia", yang berarti hal yang mengenai pengumpulan informasi. Namun di Indonesia, secara harfiah, istilah "sejarah" berasal kata dari Arab, yaitu "Syaratun" yang berarti adalah "pohon kehidupan". Sejarah dianalogikan sebagai pohon kehidupan, dikarenakan sebuah sejarah merupakan kumpulan / rangkaian peristiwa-peristiwa yang terangkai secara berurutan dan saling berkaitan. Untuk memudahkan, mari kita lihat ilustrasi berikut ini.
![]() |
| (Ilustrasi dari pohon kehidupan, dengan analogi struktur keluarga kita) |
Pendapat Dari Para Ahli
Ada banyak pendapat untuk menafsirkan "sejarah", baik dari luar maupun dari dalam negeri. Seperti dari seorang tokoh filsuf Yunani yang cukup terkenal di abad ke 4 SM, yaitu Aristoteles. Menurutnya, sejarah itu berhubungan dengan hal-hal actual yang sudah terjadi. Maksudnya adalah peristiwa yang saat ini terjadi, merupakan sebuah dampak dari peristiwa dimasa lalu.
Berbeda dengan Collingwood, beliau beranggapan, bahwa sejarah merupakan ilmu yang nantinya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana tindakan manusia pada masa lampau. Karena satu-satunya ilmu yang mengkaji bagaimana kondisi manusia pada masa lampau adalah sejarah.
Sedangakan menurut Sejarawan yang berasal dari Indonesia yang bernama Kuntowijoyo pun mempunyai pandangan yang cukup menarik mengenai sejarah. Menurutnya, Sejarah itu menyuguhkan fakta secara Diakronis ( memanjang dalam waktu ), Ideografis ( menggambarkan kondisi tempat pada sebuah peristiwa ), Empiris ( berdasarkan pengalaman manusia ) dan bersifat unik yang berarti sejarah hanya terjadi satu kali saja dalam kehidupan ini. Untuk memahami dari pandangan Kuntowijoyo, mari kita perhatikan gambar berikut ini.
Berbeda dengan Collingwood, beliau beranggapan, bahwa sejarah merupakan ilmu yang nantinya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana tindakan manusia pada masa lampau. Karena satu-satunya ilmu yang mengkaji bagaimana kondisi manusia pada masa lampau adalah sejarah.
Sedangakan menurut Sejarawan yang berasal dari Indonesia yang bernama Kuntowijoyo pun mempunyai pandangan yang cukup menarik mengenai sejarah. Menurutnya, Sejarah itu menyuguhkan fakta secara Diakronis ( memanjang dalam waktu ), Ideografis ( menggambarkan kondisi tempat pada sebuah peristiwa ), Empiris ( berdasarkan pengalaman manusia ) dan bersifat unik yang berarti sejarah hanya terjadi satu kali saja dalam kehidupan ini. Untuk memahami dari pandangan Kuntowijoyo, mari kita perhatikan gambar berikut ini.
Jadi apabila kita rangkum semua pendapat dari para ahli, bearti sejarah adalah ilmu yang nantikan akan menghasilkan sebuah rangkaian cerita masa lampau yang berkaitan dengan kehidupan manusia.
Media Power Point-------------------------------------------------


Tidak ada komentar:
Posting Komentar